Kamis, 20 Januari 2022

Merencanakan Pembelajaran di SDIT Nurul Fikri Selong

Banyak hal yang menjadi alasan guru harus tetap belajar selain ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang  juga karena guru adalah penentu kualitas dalam suatu sekolah, guru adalah ujung tombak kesuksesan pembelajaran di dalam kelas. Semakin berkompetensi guru, maka kualitas pembelajaran akan semakin meningkat, salah satu indikatornya adalah tercapainya tujuan pembelajaran yang sudah direncanakan dan tertuang dalam lasson plan yang menyasar perbaikan sikap (afektif), menambah pengetahuan (kognitif) dan mengasah keterampilan (psikomotorik). Ketiga ranah tersebut tercapai dalam pembelajaran tentu dari guru yang memiliki kompetensi, baik dari segi perencanaan, pengelolaan dan evaluasi. untuk mendapatkan kualitas pembelajaran dan guru yang berkompetensi tentu guru harus mau menambah wawasan baik dengan belajar mandiri atau dengan pelatihan khusus. sebagaimana yang dilakukan oleh SDIT Nurul Fikri Selong misalnya, dari tanggal tiga sampai tanggal delapan Januari semua guru mengikuti pelatihan, salah satunya adalah belajar bagaimana merencanakan pembelajaran di dalam kelas yang dikemas dalam materi RPP terpadu. dalam RPP tersebut ada beberapa sintak yang harus dilalui oleh siswa dengan aktivitas yang sudah tergambar dalam RPP. berikut beberapa sintak dalam RPP TERPADU:

1. Telaah

Pada bagian ini siswa mengamati beberapa materi yang sudah disediakan guru, misalnya membaca buku, mendengarkan audio. semakin banyak indera yang terlibat dalam aktivitas telaah makan akan semakin baik, artinya semua panca indera siswa terlibat dalam hal ini.

2. Eksplorasi

Pada aktivitas ini siswa menggali informasi lebih dalam lagi dari berbagai sumber, seperti internet, buku, artikel, koran atau melalui bertanya.

3. Rumuskan

Pada sintak ini siswa merumuskan hasil eksplorasi yang sudah dilakukan baik secara individu maupun kelompok.

4. Persentasikan

Siswa membacakan hasil temuan yang sudah dirumuskan berdasarkan pemahaman mereka. persentasi ini bisa dikemas oleh guru dengan berbagai teknis, ada yang dibaca langsung oleh siswa, ada yang melalui permainan yang disebut dengan walking galery. dalam persentasikan ini siswa dilatih untuk berbicara menyampaikan apa saja yang sudah dirumuskan.

5. Aplikasikan

Dalam bagian ini siswa dituntut untuk menerapkan apa yang sudah ditemukan, misalnya dengan menjawab latihan atau penugasan sebagai instrumen apakah siswa sudah memahami materi tersebut atau tidak.

6. Duniawi

Pada tahap ini siswa diajak untuk mencari hikmah mempelajari materi tersebut dalam kehidupan sehari-hari. yang tertuang dalam kebiasaan baik yang bisa dilakukan yang orientasinya diri sendiri, orang tua dan orang lain.

7. Ukhrowi

Orientasi belajar kita semata-mata mencari keridaan Allah SWT sehingga hal tersebut juga harus terintegrasi di pembelajaran, pada bagian ini siswa diajak untuk menyebutkan misi setelah belajar yang orientasinya ke akhirat. tentu saja sebagai pedoman kita adalah Al-qur'an dan hadits. Sehingga jika secara sederhana pada tahap ini siswa diajak untuk mengaitkan pelajaran dengan kehidupan akhirat, misalnya menyebutkan amalan baik yang disukai oleh Allah dan sebagainya.

Tujuan perencanaan yang menggunkan tahapan TERPADU adalah menggabungkan antara pembelajaran paradigma baru dengan tanpa menghilangkan ciri khas dari satuan pendidikan yaitu satuan pendidikan yang terintegrasi dengan kurikulum jaringan sekolah islam terpadu indonesia. sehingga meskipun ada perubahan kurikulum, RPP terpadu masih tetap bisa digunakan, karena sudah berorientasi pada pembelajaran berpusat pada siswa (student centered learning).



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ASESMEN DIAGNOSTIK

  Oleh: SITI AISYAH, S.Pd.I Deputi Kurikulum SDIT Nurul Fikri Selong   Guru yang baik adalah orang yang merencanakan dengan matang sebelum p...